Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Aksi Perampokan Siswi SMA Terjadi di Dolok Merawan Tebing

Kamis, 21 September 2023 | September 21, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-09-21T02:30:52Z

 



Tebing Tinggi,Pantau.Online-

SA (18), siswi SMA di Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Sergai ditodong pisau, disekap, ditelanjangi dan dicabuli oleh pelaku perampokan.

Aksi perampokan terhadap SA ini terjadi pada Selasa (12/9/2023) sekira pukul 22.30 WIB lalu.

Saat itu, SA yang baru saja keluar dari kamarnya hendak mematikan mesin cuci di dapur rumahnya.

Lalu, tiba-tiba saja datang seorang lelaki langsung memiting leher korban.

Selanjutnya, pelaku menyeret korban ke dalam kamar mandi.

"Pelaku kemudian membenturkan kepala korban hingga tak sadarkan diri," kata Kasi Humas Polres Tebingtinggi, AKP Agus Arianto, Rabu (20/9/2023).

Setelah korban dilumpuhkan, pelaku kemudian mengikat tubuh dan tangan korban menggunakan kabel.

Dalam kondisi dilumpuhkan dan ditodong pisau, korban kemudian ditelanjangi.

Selanjutnya, pelaku pun mencabuli korban.

Pelaku kemudian menanyakan dimana harta benda milik korban.

Karena ketakutan, korban pun mengatakan bahwa uangnya disimpan di saku rok sekolah.

Pelaku kemudian meninggalkan korban dalam kondisi terikat," kata Agus.

Pascakejadian, korban yang masih trauma kemudian membuat laporan ke Polsek Dolok Merawan, Polres Tebingtinggi.

Setelah menerima informasi itu, polisi menyambangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi, hingga didapatilah identitas pelaku.

Dari keterangan para saksi, pelaku adalah DA.

DA merupakan pemuda berusia 25 tahun.

Setelah mengantongi identitas tersangka, polisi pun mulai melacak keberadaan si perampok ini,

Diketahui, bahwa pelaku ternyata melarikan diri ke Kota Medan.

Pelaku bersembunyi di Jalan Bajak V Marendal, Kota Medan.

Setelah mengetahui keberadaan pelaku, polisi kemudian melakukan penangkapan pada Senin (18/9/2023) dinihari.

Pelaku yang ditangkap kemudian mengakui semua perbuatannya dan digelandang ke Polres Tebingtinggi. 

Adapun barang bukti yang diamankan polisi berupa satu kalung imitasi, sebilah pisau, satu buah dompet warna hitam, satu buah kain sarung warna hijau, satu buah kain sarung bantal.

Selain itu, turut disita celana pendek warna abu-abu coklat, satu buah kabel wayar, satu buah baju daster warna biru putih dalam keadaan robek. 

"Sedangkan uang besar Rp 717 ribu yang diambil pelaku telah habis digunakannya. Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 365 KUHPidana pencurian dengan kekerasan ayat 1 dan 2 diancam pidana penjara paling lama 12 tahun dan Pasal 289 KUHPidana dengan kekerasan melakukan perbuatan cabul diancam pidana penjara paling lama 9 tahun," ucapnya.(tribun-medan.com)

Sumber:TribunMedan






×
Berita Terbaru Update